Siap Dukung Food Estate, Poktan Tani Mukti Berbenah Diri

SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG –
Warga masyarakat Dusun Sidodadi, RT. 18 RW.05, Desa Tahai Jaya, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Tani Mukti bergotong royong membangun gudang tempat penyimpanan pupuk dan Alat Mesin Pertanian (Alsintan).

Maryoto selaku Ketua Poktan Tani Mukti saat dibincangi Kabar Today.com, Minggu (02/08) pagi mengatakan, pembangunan gudang itu memanfaatkan rumah salah seorang anggota Poktan Tani Mukti sekaligus bebenah diri dalam mendukung Foot Estate.

“Poktan Tani Mukti, sudah musyawarah dan hasilnya sepakat menggunakan rumah Pak Maniso yang kosong untuk dipakai menjadi gudang kelompok kami,” katanya.

Untuk biaya dan bahan-bahan yang digunakan, Maryoto menjelaskan, Poktan Tani Mukti sudah menganggarkan dari uang Kas kelompok mereka. Tetapi, ada juga beberapa meterial yang didapat dari sumbangan anggota.

“Setiap bulan kami ada musyawarah rutin, tujuannya untuk membahas permasalahan dan juga jalan keluar yang kita hadapi. Apalagi, sekarang ini pemerintah sedang menjalankan program Food Estate, siapa tahu kami bisa ikut berperan serta didalamnya,” ucapnya.

Lebih lanjut, Maryoto mengucapkan terimakasih kepada Kepala Desa Tahai Jaya, Jasimin yang telah menyempatkan diri menghadiri musyawarah serta mendukung kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Poktan Tani Mukti.

“Malam tadi, kami membahas rencana tanam 1 tahun 3 kali panen untuk mendukung program Food Estate. Pak Kades berpesan kepada kelompok kami, agar kita bersama-sama mendukung program itu,” imbuhnya.

Dikatakan Maryoto, untuk lahan dan SDM Poktan Tani Mukti sudah siap, hanya saja pihaknya terkendala oleh minimnya Alsintan untuk menggarap lahan mereka. Dan juga, ada beberapa lahan yang masih perlu dilakukan pemerataan atau pengeprasan karena kondisinya tinggi.

“Jujur saja kami masih kekurangan Alsintan, kami baru dibantu 1 Alsintan jenis Hand Traktor dari Dinas Pertanian Pulpis. Dengan luasan segitu, kasihan Alsintan apabila kita paksakan, nanti malah rusak,” keluhnya. KABAR TODAY.COM

Comments

comments