PSBT PKTrans Tampung Keluhan Petani Di Kecamatan Pandih Batu

SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG – Camat Pandih Batu, Sarjanadi, SE memaparkan, bahwa Kecamatan Pandih Batu Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) mempunyai Desa sebanyak 16 Desa, yang terdiri dari 11 Desa Eks Transmigrasi dan 5 Desa asal serta jumlah RT sebanyak 216 RT.

Sedangkan untuk luas wilayah kurang lebih seluas 536 Km persegi dengan jumlah penduduk sebanyak 22.426 jiwa dengan 6.882 KK. Jadi Kecamatan Pandih Batu ini merupakan Kecamatan terluas di Kabupaten Pulpis.

Itu disampaikan Sarjanadi saat menghadiri kegiatan Sosialisasi Koordinasi Lintas Sektor dalam rangka program Ketahanan Pangan Nasional di Kawasan Transmigrasi yang bertempat di Aula Kantor Kecamatan Pandih batu, Kamis (02/07).

Menurut Camat, selain Desa Gadabung, Desa Pantik, Desa Sanggang dan Desa Belanti siam, Sarjanadi juga menjelaskan, masih banyak Desa-desa yang juga berpotensi untuk menunjang program Ketahanan pangan ini.

“Tapi yang menjadi kendala selama ini perlu adanya rehabilitasi irigasi serta bantuan sarana dan prasarananya,” katanya.

Dirinya juga berharap dalam pelaksanaan nanti, pemerintah bisa mengedepankan pemerataan dan tidak tersentralisasi, supaya tidak terjadi ketimpangan di kalangan petani.

“Semoga program Ketahanan Pangan ini bisa menyentuh ke semua Desa, khususnya Desa-desa yang berada di Kecamatan Pandih Batu,” tandasnya.

Sementara itu, Dewi Yuliani, Direktur Pengembangan Sosial Budaya Transmigrasi (PSBT), Direktorat Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PKTrans) dibawah Kemendes PDT dan Transmigrasi dalam sambutannya mengatakan, sebelumnya telah mendata lahan yang berada di wilayah Eks Transmigrasi di Kecamatan Pandih Batu.

“Kami dari Tim Sosial Budaya ini bertugas untuk bertemu dengan SDMnya yang merupakan pelakunya. Selain itu juga sekaligus menyampaikan program terkait pengembangan ketahanan pangan melalui Intensifikasi,” paparnya.

Seperti hari sebelumnya, lanjut Dewi, pihaknya masih mengedepankan SDM dari petani untuk dididik dan dilatih, sehingga nantinya bisa menjadi petani modern yang benar-benar siap dalam mendukung program Intesifikasi ini.

“Para undangan hari ini juga mengisi kuisioner guna mengetahui sejauh mana kesiapan masyarakat, termasuk menampung permasalahan yang ada dikalangan petani terkait peningkatan hasil produksinya,” tambahnya.

Hadir juga pada kegiatan itu, Kapolsek Pandih Batu, Ipda, Agus Suparji, Danramil 1011-13/Pangkoh, Peltu Legiman, Kabid P3T Disnakertrans Pulpis, Rini Widigdo, Kepala Desa se-Kecamatan Pandih Batu, Mantri Tani serta para ketua Kelompok Tani. KABAR TODAY.COM

Comments

comments