Program ILUNI UI Peduli Pasigala Berakhir : Hanya Pamit Sementara

MARDISON | PALU | SULTENG – “Datang paling awal, pulang paling akhir” adalah prinsip yang dianut Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) selama menjalankan bakti kemanusiaan ILUNI UI Peduli Pasigala sejak 10 bulan lalu di Sulteng.

Dalam kurun waktu itu, ILUNI nonstop memfasilitasi dukungan-dukungan ke penyintas mulai pendirian shelter, dapur umum, MCK, sekolah darurat, penanganan medis, pendampingan psikologis, dan kegiatan pemberdayaan yang melibatkan gerakan UI mengajar.

“Donasi 19 Miliar yang terkumpul kami kembalikan ke masyarakat Sulawesi Tengah dengan berbagai program,” kata Endang Mariani, Koordinator ILUNI UI Peduli Pasigala, menyampaikan laporan pelaksanaan program ILUNI UI Peduli pada acara Mosabi ILUNI UI Peduli, Kamis (22/8), di ruang polibu.

Lanjut srikandi cantik ini, program ILUNI UI Peduli Pasigala akan berakhir bersamaan dengan selesainya kepengurusan ILUNI UI periode 2016-2019, tanggal 24 Agustus nanti.

Meski selesai, Ia harap masyarakat tidak lantas bersedih karena program serupa diyakini akan ada lagi setelah pengurus baru ILUNI UI terpilih.

Ini sekaligus menjawab mengapa acara diberi nama Mosabi, sebuah kosakata Kaili yang artinya pamit untuk sementara.

“ILUNI UI datang dengan kemanisan hati dan cinta untuk Sulawesi Tengah,” tandasnya memberi kesan.

Serupa dengan Endang, Gubernur Drs. H. Longki Djanggola, M.Si yang baru kembali dari ibadah haji ikut mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas bantuan ILUNI UI kepada penyintas Pasigala hampir 11 bulan lamanya dengan sukarela, welas asih dan tanpa pamrih.

“Percayalah Masyarakat Indonesia akan semakin kenal dengan UI karena tidak semua universitas bisa seperti ini,” tutur gubernur yang kagum atas program-program ILUNI UI Peduli sejauh ini.

Bahkan lanjutnya meski di suatu daerah terimbas bencana tidak ada alumni UI, bukan alasan ILUNI UI tidak turun membantu.

Ia pun mendoakan semoga program ILUNI UI tetap berlanjut di Sulteng.

“Karena apa yang didarma baktikan UI di sini akan berkesan bagi Masyarakat Sulawesi Tengah,” pungkasnya.

Undangan pada acara tersebut ikut dihibur oleh penampilan pendongeng cilik membawakan kisah Randa Tovea.

Tak ketinggalan penyerahan donasi program mitigasi bencana sebesar 100 juta Rupiah yang diterima Ketua Harian ILUNI UI Sulteng dr. Abdullah serta piagam-piagam penghargaan kepada pihak-pihak yang berkolaborasi selama program ILUNI UI Peduli.*KabarToday.com