Polres Tolitoli Damaikan Para Nelayan Bertikai

Erwin | KabarToday.com | Tolitoli – Dua kelompok nelayan yang bertikai didamaikan Konflik yang terjadi antara nelayan bagan dan nelayan rompong pada tanggal 26 Februari 2018 yang lalu di laut Desa Kabetan, Kecamatan Ogodede, Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengah telah diselesaikan secara damai di ruang Rupatama Polres Tolitoli, baru-baru ini di Tolitoli.

Kapolres Tolitoli AKBP M. Iqbal Al-Qudusy, SH.,S.IK menjelaskan bahwa konflik berawal pada saat nelayan rompong melakukan pelemparan dan pengrusakan terhadap nelayan bagan dan sebelumnya Polres Tolitoli melakukan mediasi antara kedua belah pihak, dan disepakati penyelesaian akan dilakukan di Polres Tolitoli sambil membuat kesepakatan bersama.

Selain mengumpulkan para nelayan bagan dan nelayan rompong, petugas juga mengundang Ketua Asoasiasi Nelayan Bagan Tolitoli, Ir. Rahmat Ali, Ketua Asosiasi Nelayan Rompong Tolitoli, Muklan, pemilik bagan yang bermasalah, Hi Lampe, Juragan Bagan Agus dan para ABK Bagan Bunga Indah.

Dihadiri juga dalam penyelesaian pertikaian tersebut Ketua DPRD Andi Ahmad Syarif, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan DR. Adjimain Laterey, M.Si, Kadis Perikanan Ir. Gusman, Pas. Op Lanal Tolitoli Kapt Laut (P) Yulianta, Camat Ogodeide Chairuddin, SE, Lurah Sidoarjo Alim Purnomo, S.STP.,MM dan Sekdes Kabetan. Setelah dilakukan komunikasi secara intensif, pihak nelayan rompong menyampaikan permintaan maaf dan bersedia menanggung segala kerusakan akibat peristiwa yang terjadi serta bersedia bertanggung jawab. Sementara itu, dari pihak Hi. Lampe sebagai pemilik bagan dan Agus sebagau juragan bagan Bunga Indah menyatakan menerima permohonan maaf dan pernyataan nelayan rompong tersebut.

Kapolres Tolitoli, AKBP M. Iqbal Alqudusy SH SIK mengharapkan agar para Ketua Asosiasi yang mewadahi para nelayan ini, dapat menjalin kerja sama yang baik, “sekecil apapun potensi konflik yang muncul, agar para ketua asosiasi dapat bekerja sama menyelesaikan sebelum konflik tersebut meluas, tegas Iqbal. “Tak hanya di Kabetan, tegas Kapolres, pihaknya mengharapkan ditempat lain juga seperti itu, apabila ada konflik yang melibatkan anggotanya, secepatnya diselesaikan sebelum menjadi tindakan main hakim sendiri.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tolitoli Andi Ahmad Syarif pada kesempatan itu juga meminta agar konflik ini diselesaikan secara baik dengan mengedepankan kearifan lokal, karena pada dasarnya kelompok yang bertikai tersebut masih memiliki hubungan kekerabatan dan konflik seperti ini tidak terjadi lagi. Kegiatan berakhir dengan Berjabat tangan dan pencabutan laporan yang pernah disampaikan ke Satuan Reskrim Polres Tolitoli. ***

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *