Pengamanan Pelipatan Dan Sortir Surat Suara di Tinjau Langsung Kapolres Tolitoli

Tolitoli | Kabartoday.com – KPU Tolitoli hari ini Rabu (25/11) memulai Proses pelipatan dan penyortiran surat suara Pemilihan kepala daerah Gubernur Sulawesi Tengah dan Bupati Kabupaten Tolitoli tahun 2020, di Gedung Labong Boki, Kelurahan Baru Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli.

Penyortiran dan pelipatan Surat suara mendapat pengawapan ketat oleh aparat polres Tolitoli

Dari pemantauan Media dilapangan, proses pelipatan surat suara digedung Labong Boki dipimpin langsung oleh Kapolres Tolitoli AKBP Budhi Batara Pratidina SH SIK MH.

Kapolres Tolitoli AKBP Budhi Batara Pratidina SH SIK MH. melalalui Kasubbag Humas AKP Moh Rizal Hi Bandi mengatakan, Polres Tolitoli menerjunkan 144 personel dalam pengamanan proses pelipatan dan sortir surat suara kali ini.

“Kami menurunkan sebanyak 144 personel untuk mengawasi setiap proses pelipatan surat suara Pilkada serentak tahun 2020,” Ucap AKP Moh Rizal Hi Bandi



Lanjut Rizal, Hal ini di lakukan untuk menjaga gangguan yang tidak di inginkan sewaktu waktu, yang dapat menghambat pesta demokrasi pada tanggal 9 Desember nanti.

“144 personel ini diturunkan kali ini di bagi dua, yang pertama melalui pengamanan secara terbuka maupun tertutup. Serta sebagian lagi di tempatkan di Gudang KPU, juga dilakukan pengamanan ekstra ketat 1×24 jam,” Terangnya.

Ditambahkanya lagi, Pengamanan ini telah dilakukan mulai tahap awal yakni sterilisasi dan dilanjutkan pemeriksaan tenaga pelipatan.

“Pemeriksaan sendiri dimulai dari petugas pelipat memasuki tempat hingga meninggalkan tempat pelipatan sampai surat suara diamankan oleh petugas Panitia pemilu,” imbuhnya.

Diakhir wawancara bersama Kasubbag Humas juga menyampaikan bahwa petugas pelipatan dan penyortiran surat suara yang dilakukan tetap mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan dengan mencuci tangan, dan pengecekan suhu tubuh terlebih dahulu, serta menggunakan masker.

“Pengamanan dan pengawasan terhadap petugas pelipatan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya pelanggaran terhadap tata tertib pelipatan dan peyortiran logistik surat suara, sehingga prosesnya bisa berjalan aman dan kondusif,” Pungkas Rizal ***ERWIN***