Pembangunan Pekerjaan Rumah Sakit Mokopido “Amburadul”

Tolitoli, KabarToday.com – Pengadaan bangunan rawat inap kelas 1, 2, dan 3 Rumah Sakit Mokopido Tolitoli Kecamatan Bolan Kabupaten Tolitoli Tahun Anggaran 2018 yang menelan anggaran APBN sebesar Rp 6.462.770.000 rupiah, dengan mengunakan dana DAK, diduga dikerjakan secara asal asalan oleh PT Megah Mandiri Makmur. (24/11)

Saat wartawan KabarToday dan konsultan proyek mendatangi pekerjaan dilokasi rumah sakit Mokopido Tolitoli, guna untuk meminta dinding bangunan di lot yang diduga miring, konsultan menolak uji kelurusan bangunan (Lot), dimana tampak sangat jelas terlihat bangunan dalam ruangan rawat inap kelas yang dikerjakan Oleh PT Megah Mandiri Makmur, diduga mengalami kemiringan saat melakukan penyusunan batu bata dan beberapa ruangan pada ring blok bangunan banyak yang melengkung.

Ppk Pembagunan rumah sakit Mokopido tolitoli Alumi saat ditanyakan dengan dinding ruang rawat inap yang miring mengatakan, saya belum lihat atau belum diloporkan sama anggota saya terkait Adanya dinding ruangan rawat inap yang miring.

“Jika memang ada dinding ruangan warat inap yang miring, ya tinggal dimainkan saja lewat plesterannya.” ucapanya

Lanjut Alumi menambahkan, untuk ring Blok yang melengkung dan yang diduga miring kami akan coba untuk meminta agar segera diperbaiki.

Dilokasi pembangunan proyek rumah sakit konsultan Tono saat dikonfirmasi, membantah terkait adanya dinding ruang rawar inap yang miring dan saya belum lihat ada pekerjaan bangunan apa yang bapak sampaikan, dan kalau boleh mari kira sama sama pergi lihat bangunan yang bapak katakan miring.

“iya pak ada memang sedikit miring itu bisa di akali pak untuk diluruskan pak”ucapnya

Direktur Rumah sakit Dr, Hi Danial saat dikonfirmasi mengatakan kalau memang itu benar miring pak, saya akan suruh bongkar dan saya tidak akan membayarkan pekerjaannya jika tidak beres.

Media ini juga mencoba konfirmasi pemilik perusahaan melalui via Tlp dengan nomor 08219451**** tidak mau mengangkat Tlp, Sampai berita ini terbit, direktur perusahaan Benny Candra tidak mau dikonfirmasi walau nada dering HP terdengar nada masuk..erwin

Comments

comments