Napi Lapas Kelas II-b Tolitoli, Simpan 20 Gram Sabu di Saku Celana

ERWIN, TOLITOLI – Satuan Reserse Narkoba Polres Tolitoli Sulawesi Tengah menangkap Takka (39), seorang narapidana Rutan Kelas II-B Tambun, kabupaten Tolitoli yang menyimpan sabu di dalam saku celana.
Shabu itu dibungkus dengan mengunakan tiseu dan dililit mengunakan lakban hitam yang ditemukan didalam saku celana Seorang warga Binaan.

Kapolres Tolitoli AKBP Hendro Purwoko Sik MM. Saat melakukan Jumpa Pers mengatakan penangkapan napi kasus narkotika ini berawal dari Laporan Ka Lapas kelas IIb Tambun Tolitoli Abdul Wahid, S.H M.H kepada Kasat Resnarkoba Polres Tolitoli Iptu S, Kinsale bahwa telah ditemukan sebuah bungkusan yang dililit dengan lakban hitam yang diduga Narkotika jenis Shabu Shabu, yang disembunyikan didalam saku celana milik Takka. (12/7) sekitar pukul 13.00 Wib
“Setelah adanya informasi dari Ka lapas tersebut Kasat Resnarkoba Iptu S Kinsale dan anggota langsung menuju Lapas IIb Tambun, untuk memastikan kebenaran atas laporan adanya bungkusan kecil yang ditemukan didalam saku, yang diduga Shabu.”

Lanjut Hendro, Saat dilakukan penggeledahan badan oleh anggota jaga lapas dipos penghubung , ternyata di dalam saku celana milik Napi bernama Takka ditemukan satu bungkusan kecil, yang dililit dengan lakban warna hitam.

“Saat berada dilokasi kejadian Kasat Resnarkoba Iptu S Kimsle bersama Ka Lapas memerintahkan Tersangka Takka untuk membuka bungkusan yang dililit mengunakan lakban berwarna hitam, ternyata didalamnya berisikan 4 (Empat) bungkus yang diduga Narkotika Jenis Shabu shabu.” ucap Hendro

Ditambahkannya lagi, setelah diduga barang tersebut adalah barang haram, tersangka Takka dan barang bukti sebanyak 20,20 gram langsung disita, dan untuk membuktikan bahwa tersangka Takka mengunakan barang haram, polisi langsung membawa Takka menuju Rumah sakit Mokopido Tolitoli untuk dites Urine. Al hasil tersangka Takka Positif (+) “AMPHETAMiNE.”

“Tersangka An Takka, saat menerima barang haram tersebut berjumlah 50 Gram dari seorang pengunjung yang belum diketahui, dan Tersangka Takka Positif mengunakan barang haram jenis Shabu shabu saat dilakukan tes Urine.” Tutur Kapolres

Setalah dilakukan tes Urine tersangka Takka langsung dibawa ke mapolres untuk dilakukan pemeriksaan terkait barang haram yang diperolehnya selama berada didalam lapas. Tersangka Takka disangkakan pasal 112 ayat (2) uu no 35 tahun 2009, tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun dan denda 800 juta rupiah.

“Untuk Tersangka “Takka” kami tidak lakukan penahanan di Rutan Polres tolitoli, karna tersangka masih dalam Status Warga Binaan Dilapas Kelas IIb Tolitoli yang saat ini sedang menjalani hukuman penjara selama 4 tahun atas kepemilikan narkotika jenis shabu sebanyak 18 gram pada tahun 2017.”Pungkasnya KABARTODAY.com