Minim Pemasukan, Empat Dokter Di Parimo di PHK

NURDIN MAKARAMA | PARIMO – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Tombolotutu Tinombo kabupaten Parimo sulteng memecat 4 orang tenaga dokter.

Ke empat org dokter sebut masing masing bernama Supriadi, Mohamad Awid, Suryadi, Ince Rizki.

Selang beberapa hari pemecatan keempat Dokter tersebut, ratusan pegawai RSUD Tombolotutu melakukan aksi demo dengan lima Tuntutan sebagai berikut:

1.Pembayaran medik meliputi jasa BPJS tahun 2016 Oktober Desember,Mei Desember 2017,Mei-Desember 2019,Januari sampai sekarang.

2. Jampersal tahun 2019 Januari sd Agustus,komitmen RSUD Raja Tombolotutu terkait kesanggupan membayar gaji honorer dan tenaga kontrak bln Juli Desember 2020.

3. Meminta Stop PHK terhadap tenaga honor dan kontrak di RSUD Raja Tombolotutu,

4. Tidak setuju gaji bela negara dibebankan kepada tenaga honorer RSUD Raja Tombolotutu.

5.Meminta Dir.RSUD Raja Tombolotutu mundur dari jabatannya bila tidak sanggup memenuhi semua tuntutan para tenaga medis.

Sementara itu salah seorang dokter Supriadi yang dihubungi mengatakan saya merasa menyesal dan terkejut ketika mendapat informasi atas pemberhentian ini, lagi pula saya bertanya tanya apa salahku hingga saya dipecat.

“Saya merasa kaget dengan turunnya pemecatan saya, dan saya tidak mengetahui apa salah saya sampai saya dipecat,” Ucap Dokter Supriadi

Sementara itu, Direktur RSUD Raja Tombolotutu Tinombo dr.Rustam Mangga yang dihubungi terkait PHK 4 orang dokter mengatakan ke Empat (4) orang dokter terpaksa diberhentikan karena RSUD Raja Tombolotutu tidak memiliki dana untuk membayar gaji mereka.

“Kami melakukan PHK terhadap ke empat (4) dokter tersebut dikarnakan RSUD Tombolotutu Sudah tidak ada anggaran (Dana) membayar lagi gaji mereka, dan RSUD baru saja dihering DPRD kabupaten Parimo tentang RSUD Raja Tombolotutu,” Ucap Direktur Rumah Sakit.

Ditempat terpisah Bupati Parigi Moutong ketika dikonformasi (8/6)di kediaman pantai Mosing desa Siney, Terkait PhK ke Empat (4) orang dokter mengatakan bahwa Empat orang dokter yang berkerja dirumah sakit gaji mereka dibayarkan dari jasa medis, sentara pasen yang menjalani rawat Inap diRSUD Tombolotutu sangat minim atau kurang.

“inilah yang harus kami lakukan kalau Rumah sakit minim pasien jelas pendapatan kurang, jadi bagaimana mau membayar gajinya para dokter, Kalau lemasukan tidak cukup,” katanya Bupati Parimo KABARTODAY.com

Comments

comments