Masyarakat Desa Ogotua Berharap Bantuan Air Bersih Dari Provinsi

KabarToday.com

PDAM unit ogotua kekurangan air bersih untuk disuplay kepada penguna pelangang air bersih yang ada dibeberapa desa di kecamatan dampal utara, akibatnya sudah sebulan penuh masyarakat desa ogotua tidak dapat menikmati air bersih akibat debet air yang tidak normal.

kepala PDAM unit ogotua kuncoro saat dikonfirmasi mengakatan bahwa debet air yang ada di kecamatan dampal utara semakin mengecil, yang diakibatkan kemarau, yang terjadi dikecamatan dampal utara, sehingga pasokan air yang masuk dengan penguna air tidak berbanding lurus.

Ditambahnya lagi bahwa debet air yang ada didesa sese pada saat musim penghujan datang akan meningkat, dimana debet air bisa mencapai sepuluh liter/detik, sedangkan untuk musim kemarau saat sekarang debet air masuk hanya dua liter/detik.

Lanjut kuncoro, dengan debet air yang mencapai dua liter per detik akan sangat mustahil untuk bisa mengsuplay air kepelanggan dengan jumlah pelanggan mencapai 400 pelanggan, dan kami dari unit PDAM ogotua sudah berupaya semaksimal mungkin agar air bersih bisa dapat dinikmati oleh semua pelanggan kami.

Ditempat terpisah media ini juga menkonfirmasi kepada kepala direktur PDAM tolitoli Arnol Rasang, SP membenarkan jika di kecamatan Ogotua telah terjadi penurunan debet air, akibatnya kami sangat sulit  bisa mengsuplay air secara maksimal kerumah warga.

“Kami pihak PDAM sudah berupaya semaksimal mungkin memberikan yang terbaik, mulai dari membendung sungai agar debet air bisa meningakat, akan tetapi dikarnakan debet air kecil maka pasokan air kerumah warga tidak bisa dilakukan.”

Lanjut arnol, bahwa pihak unit PDAM ogotua sudah melakukan jadwal bergilir  secara berkala agar nantinya air bersih bisa dapat dinikmati warga didesa Ogotua,  tapi sangat disayang kan jadwal bergilir yang telah dilakukan tidak mampu mendorong tekanan air sampai kedesa ogotua,  diakibatkan adanya gunung tanjung penyu yang dilintasi jalur instalasi pipa air. “tegas Arnol”.

“Kami pihak PDAM sudah berupaya untuk meminta kepada pemerintah provinsi melalui satker air bersih untuk m bisa mendapatkan anggaran membuat imtek baru yang ada didesa bangkir, karna jika mengunakan APBD jelas pemerintah daerah tidak mampu, karna jarak imtek baru ke imtek lama memcapai 27km.tegas arnol.***Erwin – Tolitoli

Comments

comments