Maling Di Bandara Kasiguncu Poso

JAYA M | KASMIN | POSO – Otoritas Bandara Kasiguncu Poso, Sulteng baru-baru ini kemasukan tamu tak diundang. Maling yang diketaui kapan beraksinya, menggasak sejumlah alat pendukung kerja pelaksana dan su kontraktor) pada pekerjaan drainase tahun 2018 lalu.

Alat-alat yang dibawa si maling seperti alkon, puluhan lori serta puluhan kubik matrial berupa batu dan pasir. Sejauh ini belum ada laporan keaparat kepolisian dari pihak otoritas bandara.

Kejanggalan atas hilangnya sejumlah alat dan matrial dari lokasi, ketika pihak sub kontraktor proyek melakukan opname atas progres pekerjaan.

Nah, saat asyik mengukur dan mengevaluasi progres pekerjaan, dijetahuilah bahwa banyak alat dan matrial dari lokasi pekerjaan telah hilang.

Investigasi Kabar Today dilapangan 1/9 memperoleh jawaban bahwa sebanyak 10 lori, 20 buah sekop tangan (manual), 1 unit alkon (pompa mesin), sekitar 15 ret pasir serta 12 ret batu hilang dari dalam lokasi bandara.

Pertannyaannya, mengapa semua itu bisa hilang dari dalam lokasi bandara?

Bukankah lingkungan babdara masuk kategori objek vital? Tidak akan diperkenankan orang yang tidak diketahui maksud dan tujuannya kemuaian berkeliaran di sekutar kawasan, di luar jam rutinitas pelayanan bandara.

Kecuali orang yang punya kepentingan, kapasitas dan kapabilitas.

Lantas siapa maling yang begiru berani masuk ke kawasan yang sudah pasti terjaga ketat, sebagai wilayah yuridiksi otororitas bandara? Mengapa barang dan matrial yang bernilai seperti itu, begitu gampang hilang dari lokasi.

Pertanyaa berikutnya, Kemana petugas PAM (pengamanan) bandara? Yang jelas pertanyaan tidak akan habis dan tentunya tanpa ada jawaban. Logikanya kalau barang hilang saat penjaganya ada, berarti si petugas PAM (penjaga) tahu siapa pelakunya?

Kabar Today yang hadir dilokasi 1/9 belum memperoleh konfirmasi dari otoritas bandara karena bertepatan hari libur kerja (Ahad) kemarin.

Peralatan dan matrial yang hilang tersebut, digunakan oleh tiga sub kontraktor yang dikomandoi oleh seorang mandor pelaksana.

Kegiatannta berupa, pembangunan pehabilitasi dan pemeliharaan prasarana bandar udara yang pekerjaan yakni membuat drainase terbuka penampang 5 meter daerah jembatan jalan akses masuk Bandara Kasiguncu Proyek dengan nomor kontntrak, 70/30/PL/DRS/PKJ-BJ/2018, berbandrol Rp. 9. 439.942.000,-. sumber dananya dari APBN Kementrian Perhubungan, Dirjen Hub. yang dilaksanakan pada Kantor Unit Pelaksana Bandar Udara Kasiguncu Poso, dibawah bendera PT. Widya Kencana Mandiri (WKM).* KABAR TODAY.com