Latihan Simulasi Basarnas Provinsi Di Lapangan Gaukan Moh. Bantilan

Tolitoli, KabarToday.com – Kantor pencarian dan pertolongan Provinsi Sulawesi Tengah (Basarnas Palu) melaksanakan kegiatan simulasi pencarian dan pertolongan dini dikabupaten tolitoli dan ikut serta dalam kegiatan ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tolitoli menggelar latihan gabungan Search and Rescue (SAR), selasa 11 Desember 2018. Latihan ini dilakukan di Lapangan Taman Kota Gaukan Moh. Bantilan, dengan melibatkan TNI-Polri, BPBD, dan Dinas sosial yang terkait dengan kebencanaan yang berkaitan dengan SAR.

Kegiatan ini digelar selama tiga hari, satu hari untuk materi kelas Dihotel bumi harapan, hari kedua Gladi Simulasi dipantai gaukan dan hari ketiga untuk melakukan praktek lapangan Gaukan Moh. Bantilan Seluruh pemateri dari Basarnas palu. Selain itu, untuk pelatihan di lapangan akan segera dilaksanakan di Lapangan Taman Kota Gaukan Moh. Bantilan Tolitoli.

Kepala Kantor Pencarian dan pertolongan palu Sulteng, Basrano S.E mengatakan, kegiatan pelatihan yang digelar ini berlangsung selama tiga hari, hari pertama pemberian materi, di hari kedua akan diadakan gladi simulasi pantai gaukan dan hari ketiga kegiatan simulasi bencana dilapangan Gaukan Moh. Bantilan.

Peserta pelatihan gabungan yang dilibatkan bagi wilayah yang rawan terkena bencana, agar bertumbuh dan memperbaiki kualitasnya. “Di sini, Basarnas berkewajiban menularkan ilmu tangkas dan tepat memberikan pertolongan dan menggali potensi individu,”katanya.

Latihan Basarnas yang digelar dalam berbagai aktraksi penyelamatan ini juga dipantau dan dibimbing langsung oleh para senior Basarnas Provinsi yang sudah mengikuti pelatihan secara nasional, untuk menakar kemampuan sukarelawan kemudian mengevaluasi kekurangannya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Arifuddin, S.E mengatakan, pelatihan ini dilaksanakan untuk lebih memantapkan lagi pengetahuan tim sar saat terjadi suatu bencana.

“Pelatihan ini kami laksanakan untuk memantapkan pengetahuan mereka. Jadi tidak hanya teori saja, semua materi juga akan kita praktikkan,” katanya. Ada dua materi pokok yang dibawakan oleh Basarnas dalam pelatihan ini, yakni, Medical First Rescue dan Water Rescue.

Kedua materi ini merupakan materi dasar dalam setiap aksi penyelamatan maupun evakuasi korban bencana. Tak hanya itu, seluruh fungsi alat dan perlengkapan Sar juga diperkenalkan kepada peserta. Tahun 2018, BPBD Tolitoli telah membentuk beberapa Tim Reaksi Cepat (TRC) penanggulangan bencana dari berbagai elemen termasuk di BPBD sendiri. Tim ini juga sudah mendapatkan pelatihan Sar dan sudah aktif turun langsung saat ada bencana diTolitoli. Erwin

Comments

comments