Lagi, Oknum Pejabat Pake Preman Ancam Wartawan

Jaya M – Kasmin S | POSO – Menyusul pemberitaan “Ada Maling Di Bandara Kasiguncu Poso dan “Pekerjaan Baru 70 % PPK Mengaku Dana Dicairkan 96%”, berbuah ancaman.

Selasa, 3/9 siang, Kabar Today mengkonfirmasikan kembali soal keberanian PPK drainase mencairkan 96% dana proyek, sementara fisik yang dicapai hanya 70%, kepada PPK sang Aswan via telefon, serta merta hp dimatikan.

Ketika hendak dihubungi kembali hubungan sudah tidak tersambung.

Beberapa waktu berselang, hp salah satu tim Kabar Today berdering.

Seseorang diseberang telefon bertanya, “Siapa anda?! berani mengusik … Anda tahu siapa saya, bla bla bla dan bla bla …” Soal seperti itu sih biasa.

Tapi mestinya, harus dengan cara-cara profesional dan beretika.

PPK tidak usah menggunakan pola lama yang kurang terhormat seperti itu.

Bukankah tugas wartawan adalah menginformasikan berita ke khalayak atas profesi yang melekat padanya untuk konsen melakukan kontrol sosial? Proyek drainase yang dibangun di Bandara Kasiguncu adalah sebuah representasi kehadiran pemerintah atas kebutuhan daerah dan masyarakatnya.

Ini uang pemerintah yang jumlahnya tidak sedikit, miliaran rupiah! Jika terjadi ketidak sesuaian dilapangan, maka tugas wartawan untuk mencari tahu dan selanjutnya memberitahu soal kondisi yang terjadi kepada khalayak.

Apa penyebabnya? Mengapa terjadi, dimana? kapan dan bla bla lainnya.

Wajar kata sumber Kabar Today di Poso.

Sebab faktanya sudah seperti itu.

Mengapa seorang PPK yang dicari ketika sebuah proyek tersandung masalah? Karena PPK adalah “panglima” lapangan dalam sebuah proyek.

Fisik dan keuangan adalah tanggung jawab PPK. Jika terjadi sesuatu atas fisik dan keuangan, itu adalah tanggung jawab si PPK. Begitu bro.

Sebelumnya Kabar Today sudah memberitakan bahwa proyek tersebut dananya bersumber dari APBN 2018, memang sudah terlambat jauh.

Bahkan pekerjaan yang dilaksanakan kontraktor PT. Widya Kencana Mandiri (WKM) tersebut baru menyelesaikan 1,3 Km pekerjaan drainase.

Artinya, capaian fisik pekerjaan baru sekitar 70 persen, tapi dana yang sudah dicairkan 96 persen. Anggarannya Rp. 9.439.942.000,-. * KABAR TODAY.com