Lagi-lagi, Kapolsek Damput Berhasil Amankan Pengedar Sabu di Desa Kabinuang

ERWIN, TOLITOLI – Kepolisian Resort Tolitoli kembali mengumunkan keberhasilan Polsek Dampal Utara dalam memberantas peredaran barang haram di wilayah hukum polres Tolitoli, Hal ini disampaikan oleh Waka Polres Tolitoli Kompol M Nur Asjik S.Sos yang di dampingi oleh Kasat Narkoba Polres Tolitoli Iptu Samsi Kinsale saat melakukan konferensi pers di Aula Parama Satwika Polres Tolitoli kepada waratawan, Jumat (20/9/2019).

Waka Polres Tolitoli Kompol M Nur Asjik S.Sos mengatakan saat melakukan penangkapan Shabu yang terjadi di desa kabinuang, di pimpin langsung oleh Kapolsek Dampal Utara Iptu Arifin Mahmud SH bersama personelnya.

“Penangkapan yang dilakukan oleh personel Polsek Dampal Utara yang di pimpin langsung kapolsek pada hari Kamis (19/9/2019) sekitar pukul 15.00 WITA di Desa Kabinuang Kecamatan Dampal Utara.”

Lanjut Waka Polres, Saat melakukan penangkapan Pengedar narkotika jenis Shabu, anggota polsek Dampal utara berhasil mengamankan dua paket narkotika jenis sabu dari tangan SM alias Mas (29) warga Dusun Wakaf Desa Ogotua Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli.

“SM sendiri sudah mejadi target operasi sejak lama oleh Polsek Dampal Utara yang di duga telah lama menjual sabu di wilayah Kecamatan Dampal Utara.”

Ditambahkanya lagi, Penangkapan berawal saat personel Polsek Dampal Utara melihat SM melintas di depan Polsek Dampal Utara menuju ke arah Selatan dengan mengendarai sepeda motor, Kamis (19/9/2019) pukul 15.00 WITA. Dengan sigap, Kapolsek Dampal Utara bersama personelnya langsung bergerak dan mencegat SM di Desa Kabinuang Kecamatan Dampal Utara. Setelah di cegat oleh petugas, saat di periksa dan dilakukan pengeledahan terhadap SM, didapati dua paket sabu-sabu yang di bungkus dengan timah rokok berada di sekitarnya.

“Dua bungkus sabu tersebut diperkirakan satu paket seharga Rp. 1.000.000 dan satu paketnya harga Rp. 200.000” kata Kapolsek Dampal Utara.

Kini SM bersama barang bukti di amankan di Polres Tolitoli untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan atas perbuatannya dirinya dipersangkakan dengan pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor : 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang berbunyi.

“Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan narkotika golongan 1 bukan tanaman”. di ancam pidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000.000 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 8.000.000.000 (delapan miliar rupiah). KABARTODAY.com