Kawasan Pantai Pulau Punai Dipenuhi Ponton Isap Produksi

L. HAKIM | BELINYU – Area Pantai Pulau Punai yang diketahui penduduk setempat sebagai pelabuhan bagi para nelayan, dengan seketika telah berubah dan dipenuhi oleh Ponton Isap Produksi (PIP) yang berlabuh dipelabuhan pantai pulau panai tersebut. (16/03)

Berdasarkan informasi dari salah seorang sumber yang tidak.mau di sebutkan namanya mengatakan bahwa ada sedikitnya tiga kelompok pemegang Surat Perintah Kerja (SPK) milik PT Timah Tbk yang melakukan penambangan dilaut.

“Benar pak, keberadaan Ponton Isap Produksi memiliki tiga kelompok dari PT Timah Tbk, dan kebetulan Hari ini ada pembahasan soal batas wilayah menambang di laut,” ungkapnya di hadapan awak media.

Lanjut sumber, ada sedikit persoalan terkait batasan wilayah menambang, namun per hari ini, masalah tadi sudah diselesaikan dengan musyawarah dan mencapai kesepakatan semua pihak.

“Kalau soal SN, disini cukup bagus. Berkisar 72-73 tapi buangannya cukup banyak sekitar 27%,” imbuh dia.

Dalam pantauan media, di lokasi tadi memang terlihat cukup ramai dan bersliweran para pekerja dan juga terlihat beberapa aparat yang berjaga-jaga. Tapi nihil peristiwa apapun sepanjang wartawan berada di lokasi.

“Kita sudah ada izin dari PT Timah, Tbk. Itu yang sedang jalan dengan kawan saya sebelah kanan tuh Kepala Keamanan dari PT Timah,” ujarnya lagi.

Kata sumber, walaupun diketahui harga pasaran timah ini sekarang sedang ‘jatuh’ di angka 70 ribu per kilogramnya. Pihaknya tetap optimis masih bisa mengejar margin keuntungan.

“Memang sejak disahkannya Perda ZWP3K (Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil) oleh Pemprov Babel beberapa waktu yang lalu, antara kami pihak penambang dengan teman nelayan tidak ada singgungan batas wilayah. Tapi anjloknya harga timah di Bangka memang diakui mempengaruhi perekonomian disini,” tutupnya.

Perlu diketahui, teknik Ponton Isap Produksi adalah teknik menambang dengan memakai sistem rajuk, PIP menarik pasir timah di dalam laut atau air dari permukaan dengan cara memasukkan pipa untuk kemudian disedot pasir timahnya keatas ponton.

Sementara itu, Humas PT Timah Tbk, Anggi Siahaan sampai berita ini tayang belum menjawab konfirmasi yang dikirimkan awak media, KABARTODAY.com

Comments

comments