Kabel Internet Terputus, Babin Kamtibmas Berhasil Damaikan Situasi

JEM TEHARDJO | KOTA PALU – Adalah Serka Rahman Babin Kamtibmas Polsek Palu Timur, yang bekerja sigap menerima dan merespon laporan dari masyarakat, kemaren Sabtu (24/8) di Talise depan SPBU Talise.

Kejadiannya bermula ketika sebuah truk kontainer yang melanggar aturan larangan bongkar muat untuk melewati jalan raya tersebut, karena bukan jalur kendaraan bergardan dua atau tiga, dan ketika ingin melakukan bongkar muat, truk tersebut justru memutuskan kabel Telkom yang berupa, kabel Indihome ke rumah pelanggan Indiehome.

Sontak salah satu pelanggan Internet Indie home yang sedang  beraktifitas naik pitam akibat terputusnya jaringan kabel itu, yang mana dinilainya telah menghambat usaha dan kegiatan bisnisnya. Dan meminta kepada pihak perusahaan truk kontainer dan pemilik barang yang akan bongkar muat disebelah tempat usahanya bertanggung jawab atas insiden yang terjadi.

 

Sementara itu, diketahui truk kontainer bermerek Temas dan pemilik barang adalah Transcorp. Dan ketika itu, dengan sigap dan respon cepat Serka Rahman merapat ke TKP menenangkan situasi yang mulai memanas. Polisi Rahman usai menenangkan kedua orang yang berseteru adu mulut itu menghubungi PT Telkom Palu agar segera merapat dan memperbaiki jaringan kabel yang terputus disambar oleh badan kontainer.

Sementara, berdasarkan pantauan Kabartoday.com, jaringan indiehome yang terputus itu diperbaiki, surat izin mengemudi milik sopir pun ditahan sementara, dan dikembalikan setelah perkara adu mulut pelanggan telkom dan pemilik barang dan sopir sepakat berdamai.

Ketika di konfirmasi kepada sang sopir, sang sopir mengatakan mengakui kesalahannya. “minta maaf pak, saya tidak melihat kabel itu melintang terlalu ke bawah, mungkin karena faktor saya sudah lapar pak, karena ini sudah siang sekali,” dikatakan sopir kepada Kabartoday.com.

Kemudian di sahuti dan di akui oleh rekan security dan juga salah satu supervisor barang milik transcorp atau carrefour yang berada di tempat itu,”iya, benar pak, kabel kena sambar dan kabelnya terputus oleh truk tersebut,” ujar petugas yang namanya minta jangan ditulis.

Kembali kepada tetangga dari pada tempat pembongkaran barang iya bernama Susanto Angriawan, dia tidak menuntut banyak, ia hanya meminta tanggung jawab dari pada sopir untuk menemani petugas Telkom melakukan pemasangan kembali jalur internet yang telah putus itu.

“Yang penting akui kesalahan dan segera perbaiki kabel yang putus itu, saya tidak perpanjang lagi persoalan ini,” kata Susanto Ang tegas.

Sedang, Bripka Rahman sang Babinkamtibmas Sektor Palu Timur, pada waktu itu juga menahan SIM (surat izin mengemudi) milik sopir, namun karena pertimbangan kemanusiaan dan hanya membuat efek jerah, sebagai polisi yang membina masyarakat, mencerdaskan masyarakat, mengayomi dan melindungi masyarakat. Serka Rahman pun tak lama kemudian mengembalikan SIM (surat izi mengemudi) itu dengan syarat si sopir harus melakukan tanda tangan dan atau membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi lagi perbuatannya dan selalu berhati-hati jika melakukan manuver parkir bongkar muat barang.

Setelah SIM dikembalikan si sopir nampak tersenyum-senyum dan berterimah kasih kepada Polis bernama, Serka Rahman itu. “terima kasih banyak pak, saya berjanji akan lebih hati-hati lagi,” kata si sopir bernama Sarwim.

Sementara lagi, Serka Rahman kepada Kabartoday.com mengatakan.

”ini hanyalah kejadian biasa, mungkin pengaruh cuaca sehingga mengganggu penglihatan sopir, ditambah lagi jam saat melakukan manuver parkir sebuah kontener masuk ke tempat parkir pada jam perut lagi kosong, ditambah lagi terik matahari begitu menyengat, sehingga kosentrasi sopir merasa terganggu,” kata Rahman berikan analisannya.

“Mengenai SIM sudah saya kembalikan, dan juga sopir melakukan surat pernyataan agar lebih berhati-hati lagi dalam mengemudikan truk kontainer yang dia bawa saat lakukan manuver parkir,” imbuh Babin Kamtibmas Sektor Palu Timur, Serka Rahman. KABARTODAY.com