Jumlah PDP Tolitoli Hari Ini Bertambah 7 Orang

ERWIN | TOLITOLi – Hingga Rabu (22/4/2020) Sore, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Tolitoli bertambah sebanyak 7 (orang) orang dengan rincian 1 (Satu) orang dalam perawatan karantina di rumah sakit Mokopido dan 6 orang dilakukan karantina Mandiri.

1 PDP berinisial (Y) saat ini sedang menjalani karantina di RSUD Mokopido karna mempunyai riwayat perjalanan dari jakarta, yang datang berkunjung di Tolitoli menjenguk sanak keluarga yang sedang sakit, bersama 1 Anaknya dari inisil (Y) Kami tetapkan sebagai PDP, Sementara untuk PDP yang 2 Orang (dua) mempunyai riwayat perjalan dari kabupaten Buol, dan 3 (tiga) dari sebelumnya berstatus ODP, saat ini Telah dinaikkan statusnya menjadi PDP.

Kepala dinas kesehatan Tolitoli Drs. Bakri Idrus A,Pt mengatakan membenarkan adanya peningkatan Status PDP sebanyak 7 Orang dikarnakan orang tersebut mempunyai riwayat perjalanan dari Zona merah, dan bersentuhan dengan dengan Yang berinisial (Y) Yang datang dari Jakarta.

“Hari ini kami tetapkan 7 orang sebagai PDP bukan berarti PDP tersebut positf COVID-19, Memang belum bisa dikatakan COVID-19, karena memang masih belum ditegakkan diagnosanya, karna kami menetapkan PDP Berdasarkan Rapid Tes awal, apakah dia ada COVID-19 atau tidak tetap harus menunggu hasil swab yang akan menentukan nantinya,” katanya

Lanjut Bakri, setidaknyah ada 7 Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang telah dinaikkan statusnya menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berdasarkan hasil Rapid Tes awal yang telah dilakukan.

“Enam (6) orang kami lakukan karantina mandiri dan tetap diawasi langsung tim surveilans dari puskesmas, dan satu (1) Orang saat ini sedang dalam Karantina Rumah Sakit Mokopido “Ucapnya

Ditambahkanya Langkah yang kami tempuh secepatnya, dikarenakan tidak ingin mengambil resiko dikemudian hari karna mereka mempunyai riwayat perjalan yang berasal dari Zona Merah.

“Hari ini kami telah melakukan pengambilan swab kepada 7 orang tersebut, dan akan dikirim malam ini (22/4) melalui jalur darat ke Kota Palu, Sulawesi dan Selanjutnya akan diteruskan ke Balai Besar Kesehatan Makassar, Sulawesi Selatan untuk dilakukan pemeriksaan Lab, insyallah dalam waktu yang tidak lama hasilnya sudah bisa diketahui, dan kita semua juga mendoakan nantinya hasil Swab ketujuh orang tersebut Negatif,” Pungkasnya KABARTODAY.com

Comments

comments