Jalan Nasional Perbatasan, Wajah Tolitoli Ruas Lingadan-Buol yang Dilupakan

ERWIN,TOLITOLI – Salah satu fungsi pembangunan infrastruktur jalan adalah menunjang konektivitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas, Tak hanya membuat waktu tempuh menjadi lebih efisien, juga memperlancar arus transportasi dan logistik.

Infrastruktur jalan yang cukup penting keberadaannya yaitu jalan yang tidak berlubang dan bisa membuat nyaman pengendara roda dua dan empat selama berkendara.

Salah satu masyarakat yang juga sopir angkutan umum antar kabupaten Buol -Tolitoli Ulo mengungkapkan, setahun belakangan ini pembangunan/Pemeliharaan jalan perbatasan kabupaten Tolitoli yang menghubungkan kabupaten buol masih kurang mendapatkan perhatian lebih.

“Salah satu contoh jalan perbatasan ruas Lingadan Lakuan Tolitoli yang setahun terakhir ini sudah kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah, ini terbukti masih banyaknya jalan Nasional PJN 1 Sulawesi Tengah yang berlubang, mulai dari memasuki hutan lindung yang berada di desa pinjan sampai kedesa binontoan , dan beberpa titik jalan yang rusak, yang engan diperbaiki.”Ungkap Ulo saat ditemui di desa Diule. (6/10)

Setidaknya, ada banyak tidak Lubang dari ruas lingadan sampai perbatasan didesa lakuan Tolitoli yang perlu diperhatikan dalam penaganannya, yaitu di dusun ambotubang, desa Laulalang, desa diule, desa salumpaga, Desa Pinjan, Desa Binontoan dan desa Timbolo. Beberapa jalan menuju perbatasan kabupaten Buol yang dianggarkan pemerintah pusat melalui dana APBN untuk pekerjaan peneliharaan rutin sangat tidak berbanding lurus dengan apa yang dikerjakan di wilayah kabupaten buol.

“Hampir semua kegiatan jalan Nasional PJN 1 Ruas Lingadan- Buol pembangunannya hanya bertumpuk di kabupaten Buol, padahal anggaran pemeliharaan rutin tersebut untuk dua kabupaten, dan saat ini masih banyak jalan di kabupaten Tolitoli diruas lingadan Yang butuh perhatian pemerintah.” Ucapa Ulo

Padahal kita ketahui, Pemerintah dalam dua tahun terakhir memang telah menaikkan anggaran untuk pembangunan proyek-proyek infrastruktur.

Tercatat, pada 2018 anggaran pemeliharaan Rutin pembangunan infrastruktur darintahun ketahun selalu naik.

Tak hanya untuk membangun jalan di dua kabupaten, anggaran tersebut juga digunakan untuk pemeliharaan rutin lain seperti Pemarasan Bahu jalan, Pemasangan Mortar dan peminbunan bahu jalan yang terkena longsor tahun lalu.

“Infrastruktur yang baik akan membuat kehidupan lebih nyaman, lapangan pekerjaan lebih banyak, membuat penumpang tetap nyaman didalm Kendaraan, dan menjaga agar kendaraan tetap awet selama berkendara .” Pungkasnnya KABARTODAY.com