Iswahyudi : ASN Jangan Ikut-ikutan Dalam Pilgub Kalteng 2020

FAJAR | KAPUAS | KALTENG- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak ikut-ikutan pasangan calon karena itu ada pidananya.

Itu disampaikan Ketua Bawaslu Kabupaten Kapuas, Iswahyudi Wibowo saat dibincangi media ini, menurutnya apabila ada yang melanggar ataupun lainnya terhadap aturan dan ketentuan yang ada, pihaknya akan dengan tegas memberikan sanksi.

“Karena tugas wewenangan Bawaslu yang pertama akan mengawasi setiap tahapannya. Dalam hal pengawasan itu mengedepankan pencegahan apabila ada potensi pelanggaran yang akan terjadi,” ucapnya, Rabu (11/11).

Termasuk, lanjutnya, pelanggaran alat peraga kampanye (APK) seperti baliho kampanye, apabila salah dipasang ditempat yang dilarang Bawaslu akan melakukan tindakan persuasif, baik lisan ataupun menyampaikan untuk dipindahkan sendiri nanti.

“Jadi kalau sudah lisan tidak bisa, maka kita akan berikan surat rekomendasi untuk dilepas. Kalau juga tidak dilepas dalam 1 kali 24 jam Bawaslu berkoordinasi dengan Satpol PP atau dengan terantif untuk melepas alat peraga kampanye itu,” tegasnya.

Kemudian, masih menurut Iswahyudi, tugas dan kewenangan kedua yakni menangani temuan atau laporan keterlibatan ASN dalam keikutserataannya dalam ajang pesta demokrasi Pilgub Kalteng 2020.

“Saat ini kita ada 5 laporan dari ASN kemudian ada juga dari oknum Kades, semua laporan itu dari pasangan tim Nomor 2 (dua),” terangnya.

Dikatakannya, terkait penanganannya akan memanggil pelapor berikut saksi lebih dulu untuk di klarifikasi. Kemudian dari hasil pengawasan, ada beberapa ASN yang mengupload di Facebook untuk dijadikan temuan, tapi itu masih berproses dari dunia maya terkait ASN yang me-Like salah satu paslon di Facebook.

“Untuk namanya masih kita rahasiakan, sebab ini bisa masuk dalam unsur pidana pemilu yang bisa dilakukan penyelidikan lebih lanjut atau jadi kita tidak bisa langsung memvonis,” pungkasnya. KABAR TODAY.COM

Comments

comments