Herry Mendur: Cegah Covid-19, Semua Jalan perbatasan Tolitoli Resmi Ditutup

ERWIN | TOLITOLI – Melalui surat edaran Bupati Tolitoli Nomor 511/100 /Dishub memberi instruksi kepada dinas perhubungan Tolitoli terkait buka tutup jalan untuk batasi pergerakan arus barang dan penumpang, untuk mencegah penyebaran virus covid19 masuk di kabupaten Tolitoli. (27/03)

“Menindaklanjuti keputusan Presiden RI. Nomor 7 Tahun 2020 tentang tugas tugas percepatan penagana Corona Virus Diasense Tahun 2019 (Covid-19), keputusan kepala badan Nasional penagulangan bencana No 13.A Tahun 2020 tentang perpanjangan status keadaan tertentu darurat bencana akibat virus Corona di indonesia, Surat edaran Gubernur Sulawesi tengah No 443/141/Dinkes Tanggal 16 Maret 2020 tentang pencegahan dan antisipasi penyebaran (Covid-19) Di sulawesi tengah, dan intruksi Gubernur Nomor 443/157/BPBD tanggal 23 Maret 2020, bunyi surat yang ditandatangani Bupati Tolitol, Moh. saleh Bantilan, kamis 26 Maret 2020.”

Kepala dinas perhubungan Tolitoli Herry Octavia Mendur, S. STP mengatakan Berdasarkan surat edaran Bupati Tolitoli, dan ketentuan tersebut diatas, menyampaikan kepada seluruh masyarakat kabupaten Tolitoli, akan di berlakukan penutupan jalan diwilayah perbatasan tolitoli yang meliputi:

“Penutupan jalan terdiri dari Desa Combo kecamatan Dampal Utara, Desa Labonu kecamatan Basi Dondo, Desa Lakuan Tolitoli Kecamatan Tolitoli Utara, Imbuh herry

Lanjut Herry Octavia Mendur, S. STP, Penutupan jalan dilakukan pukul 21.59 sampai dengan pukul 05.59 Wita dan akan dibuka kembali pada pukul 06.00 s/d 22.00.

“Pada pukul 06.00 sampai dengan 22.00 Wita bagi masyarakat yang melintas diwilayah perbatasan tersebut, akan dilakukan pemeriksaan kesehatan sesuai dengan standar Protokol kementrian kesehatan RI,” Ucap Herry Octavia Mendur, S. STP

Ditambahkanya lagi, Kendaraan yang di perbolehkan melintas pada pukul 22.00 Wita, hanya mobil Ambulance, Pemadam Kebakaran dan Angkutan yang memuat sembako serta alat-alat kesehatan saja.

“Hanya mobil Ambulance, Pemadam Kebakaran dan Angkutan yang memuat sembako serta alat-alat kesehatan yang diperbolehkan untuk melintas, dan penutupan Jalan yang diberlakukan dan pemeriksaan kesehatan sampai batas waktu yang belum di tentukan.”Ucap Herry Octavia Mendur, S. STP

Kembali Herry Octavia Mendur, S. STP menuturkan, Kebijakan ini, sebagai salah satu upaya mengurangi pergerakan penyebaran virus covid-19. Sehingga, diharapkan akan meminimalisir jatuhnya korban akibat terpapar wabah pandemic virus covid19.

Selain permintaan pantau siaga di beberapa titik, pihaknya juga meminta Satgas Covid19 Tolitoli mensosialisasikan kepada seluruh warga Tolitoli untuk tidak bepergian dan tetap berada dalam rumah.

“Melarang semua kegiatan-kegiatan bersifat massal baik pesta pernikahan dan sebagainya dan menghimbau warga untuk tidak terlalu panik dalam menghadapi virus Covid19 serta tetap menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan,” tutupnya. KABARTODAY.com

Comments

comments