Harga Ayam Terus Meroket

KABARTODAY.com JAKARTA –  Harga ayam potong di Pasar Ciracas, Jakarta Timur, terus mengalami kenaikan sejak dua minggu belakangan ini. Bahkan yang dijual saat ini  ukurannya lebih kecil dari biasanya.

Sunarsih (52), pedagang ayam mengaku, naiknya harga ayam sudah terjadi sejak akhir Juni 2019 lalu. Dan hingga saat ini, harga ayam potong semakin tinggi dan tak pernah turun lagi.

“Sekarang ayam ukuran besar Rp45 ribu perekor, miggu lalu harganya masih Rp40 ribu. Kalau untuk ayam ukuran kecil Rp29 ribu perekor, naik juga dari sebelumnya Rp26 ribu,” katanya, Minggu (14/7/2019).

Meski sudah hampir dua pekan naik, Sunarsih mengaku belum mengetahui apa yang menyebabkan harga ayam terus naik. Bahkan, ia semakin khawatir harga ayam malah akan naik karena sebentar lagi memasuki Idul Adha 1440 H.

“Habis lebaran harusnya memang turun, tapi karena kemarin banyak yang hajatan (Menikah). Terus mau Idul Adha jadi mungkin berpengaruh,” ujarnya.

Akibat tingginya harga ayam, kata Sunarsih, juga berpengaruh terhadap pengiriman, karena suplai yang dikirim dari peternaknya semakin sedikit. Atas hal itu, ia pun memperkirakan harga ayam terus melonjak dan mencapai puncaknya pada pertengahan Agustus atau jelang Lebaran Haji. “Makanya kita juga jualannya nggak banyak kayak biasanya, paling buat langganan saja,” tuturnya.

Sementara itu, Ratna (42) pembeli mengaku, harga ayam membuat pusing kantongnya. Bahkan, ukuran ayam yang saat ini dijual semakin mengecil dari biasanya. “Bisanya beli yang Rp30 sudah besar, ini cuma dapat yang kecil. Mau beli yang besar uangnya ngepas,” ujarnya.

Karena naik dan kecilnya ayam potong, Ratna mengaku harus menyiasati makanan untuk keluarganya. Dimana ia harus menambahkan menu tempe atau tahu di makanan yang dimasaknya agar tak ada yang komplain.

“Makanya pemerintah harus turun tangan agar harga ayam tak lagi mahal,” ungkapnya. (Ifand/M1/tri).Poskota