Edy Pratowo Paparkan Langkah Serta Kebijakan Dalam Pencegahan Dan Pengendalian Covid-19 Di Pulpis

SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG – Bupati Pulang Pisau (Pulpis), H. Edy Pratowo melaporkan langkah-langkah dan kebijakan yang telah diambil pemerintah Kabupaten Pulpis dalam rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19. Melalui Video Conference (Vicon) bersama Gubernur Kalimantan (Kalteng), H. Sugianto Sabran beserta Bupati dan Walikota se-Kalteng.

Dikatakan Bupati, bahwa Kabupaten Pulpis telah menetapkan status siaga darurat karena masih masuk dalam Zona Hijau. Dan, sampai dengan hari ini, Selasa (24/03), jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) berjumlah 6 orang, terdiri dari 5 orang laki-laki dan 1 orang perempuan.

“Langkah-langkah dalam antisipasi, kami telah melaksanakan pembentukan Gugus Tugas. Untuk Poskonya berada di Dinas Kesehatan Pulpis, di delapan Kecamatan, dan juga ada beberapa Posko lapangan yang berada di Kesyahbandaran, Pelabuhan dan dibeberapa tempat lainnya,” kata Edy.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga telah melaksanakan penyemprotan disinfektan dan menyediakan tempat mencuci tangan dibeberapa fasilitas umum seperti tempat ibadah, perkantoran, sekolah, pasar dan fasilitas umum lainnya.

“Selanjutnya, untuk pengaturan jadwal jam kerja ASN juga telah diatur, tidak meliburkan tetapi fungsi pelayanan berjalan secara bergantian. Juga, anak-anak sekolah diliburkan dan tetap kami memberikan tugas-tugas melalui guru-guru kepada anak didik sehingga mereka setiap hari akan diberikan tugas-tugas,” paparnya.

Sedangkan untuk sosialisasi, dirinya mengaku telah bekerjasama dengan TNI-Polri dengan melakukan patroli hingga malam hari dan juga memberlakukan jam malam untuk membubarkan kerumunan orang banyak di tempat-tempat umum atau tempat-tempat umum dan dikeramaian.

“Kami juga memberikan edaran serta himbauan yang berisi larangan atau menunda waktu kegiatan-kegiatan yang mengumpulkan orang banyak,” ucap Edy.

Edy juga telah menyiapkan anggaran untuk biaya tidak terduga sebesar Rp. 1 miliar dan juga telah mengajukan revisi untuk tambahan sebesar Rp. 1 miliar berkenaan untuk revisi dana kesehatan dan dana lainnya sesuai dengan Inpres Nomor 4 tahun 2020 dan Surat Menteri Dalam Negeri serta Menteri Keuangan.

“Mohon Bapak Gubernur, apabila nanti evaluasi diajukan ke pemerintah Provinsi, supaya bisa dipercepat,” pintanya.

Terkait dengan ketersediaan kebutuhan pangan, dirinya mengatakan selama 6 bulan kedepan masih ada stok bahan pangan di Pulpis, kecuali gula, bawang putih dan bawang merah.

“Di bulan Maret dan April ini akan berlangsung panen padi, mudah-mudahan hasil panen padi kami bisa bagus sesuai dengan apa yang kita harapkan,” pungkasnya. KABAR TODAY.COM

Comments

comments