Drs. H Alfian Djibran, MM Figur Pengalaman Birokrasi Dan Organisasi

KASMIN SAPUTRA | LUWUK – Usai menyelesaikan pendidikan di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN), Alfian Djibran yang lahir di Luwuk 2 April 1969 memilih menjadi seorang PNS biasa di Kecamatan Banggai, Kepulauan (Bangkep), yang mana saat itu Bangkep belum dimekarkan sebagai salah satu daerah otonom Kabupaten.

Usai mengikuti tugas belajar di Institute Ilmu Pemerintahan di Jakarta, anak bungsu dari 11 bersaudara yang lahir dari Pasangan Rahman Djibran dan Hj. Fatimah Datu Adam itu langsung memangku jabatan sebagai Sekcam (Sekretaris Kecamatan) di Kecamatan Tinangkung pada tahun 1998-1999.

Dan dari jabatan tersebut kemudian Alfian diangkat lagi sebagai Kabag Rumah Tangga Kantor Bupati Banggai dengan mendampingi Bupati H. Sudarto, SH, M.Hum pada tahun 1999-2003.

Lanjut, menjabat lagi sebagai Camat Kota Luwuk selama 5 tahun dari tahun 2003-2008, Kabag Pertanahan dari 2008 hingga 2012, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banggai tahun 2012-2015.

Kemudian menjabat sebagai Kepala KesbangPol pada tahun 2015 hingga 2017. Kepala Dinas Perkintawil (Perumahan, Pemukiman dan Penataan Wilayah) Kabupaten Banggai tahun 2018-2019, menjabat Asisten II bidang ekonomi dan pembangunan dari bulan Januari 2020 hingga saat ini.

Organisasi :
Selain matang dibidang Birokrasi pemerintahan dan kepamongan, Alfian Djibran juga memiliki banyak pengalaman dibidang organisasi antara lain : sebagai Ketua KNPI Kabupaten Banggai 2 periode dari tahun 2002-2005 lalu diperpanjang dari tahun 2006 hingga 2009.

Setelah itu sebagai Ketua Koni Kabupaten Banggai, Ketua Persibal, Ketua PSSI, Ketua Kosgoro 57, Ketua Laskar Merah Putih, Ketua PHBI selama dua priode dan beberapa organisasi lain yang tak cukup bila dituliskan satu per, satu di media online ini.

Ia dengan memilih dan mempersunting Ny. Hanira yang saat ini duduk sebagai anggota legislatif dari partai PDIP dan juga peraih suara terbanyak untuk Dapil II.

Alfian dikaruniai empat orang anak. Masing- masing: Didik Djibran Lulusan IPDN dan salah satu ASN terbaik diseluruh Indonesia, yang juga Ketua KNPI Banggai saat ini, Elsa Djibran yang saat ini duduk di semester 7 Fakultas Kedokteran Untad, Muhamad Alesandro Djibran yang baru saja tamat dari SMA Banggai, dan si bungsu, Muhamad Riski Djibran yang masih berumur 4 tahun dan duduk di tingkat Sekolah Dasar.

Sebagai putra daerah yang lahir dan besar serta berkarya di Banggai, menurut pria yang hobi sepak bola dan bersepeda ini, bahwa untuk menata masa depan Luwuk Banggai ini sebenarnya tidak begitu susah, karena masyarakat khususnya orang luwuk sangat legowo kepada siapa saja yang mau masuk dan berkarya di Kota luwuk.

Mulai dari profesi pedagang maupun mereka yang duduk sebagai birokrasi. Karena masyarakat hanya melihat irama mana yang akan diikutinya.

Artinya jika pemerintahnya baik maka masyarakatnya pasti mudah diatur dan diarahkan apa maunya pemerintah.

¨Namun ketika juga masyarakat merasa di zolimi oleh pemerintahnya sendiri, maka masyarakat juga pasti melakukan semacam protes, ¨ ujarnya kemarin dirumahnya (21/02).

Sedangkan Motto Alfian Djibran yang dimilikinya hingga selalu terlihat sederhana, pria sawo matang ini mengaku salah satunya adalah low profile.

“kalau seseorang meniti karir dari bawah misalnya, maka ketika berada dilevel atas maka janganlah ada perubahan sikap dan prilaku yang berlebihan karena hidup ini tidak perlu ada yang dilebih lebihkan tapi biarkanlah seperti air mengalir. ¨ tuturnya sembari menambahkan, Berjalan apa adanya, sebagai umat muslim kita di amanatkan untuk tidak sekali kali menyombongkan diri di muka bumi ini.

“saya slalu mengadopsi ajaran pendahulu saya pa Sudarto, sehingga beliau mampu mempersatukan rakyat Luwuk dan membangun Banggai dengan baik. Dengan berbagai etnis yang ada, dengan berbagai karakteristik serta budaya masyarakat yang berbeda, namun karena kebaikan dan kemampuan kepemimpinan pa Darto mampu menjadikan Luwuk Banggai seperti sekarang ini, ¨ demikian pungkas Alfian Djibran menutup wawancara khusus bersama KabarToday.com.

KABARTODAY.com

Editing: JeM Tehardjo

Comments

comments