DPMPTSP Morowali Sumbang PAD Melebihi Target

PATAR, MOROWALI – Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kab.Morowali patut mendapat apriasi luar biasa atas kinerja yang selama ini banyak berkontribusi untuk kemajuan Morowali.

Bukan hanya memberikan pelayan public kepada masyarakat luas tetapi punya andil meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kab.Morowali Tahun 2019 yakni sebesar Rp.70 M dari target PAD sebesar Rp.50 M melalui retribusi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

Kadis PMPTSP Kab.Morowali Hj.ST.Asma Ul Husna Syah.SE.MM.M,Si saat dikonfirmasi sejumlah wartawan diruang kerjanya (16/9) membenarkan hal tersebut, bahkan dinas yang dinahkodainya itu telah mampu menyumbangkan PAD melebihi target sebesar Rp.70 M dari target 50 M.

“Iya benar hingga triwulan III PAD dari retribusi IMB telah melebihi target sebesar Rp.70 M dari target 50 M”, Terang bunda Mima sapaan akrabnya.

Menurut bunda Mima yang hobbi senam itu bahwa over target PAD yang dicapai tidak terlepas dari kerjasama seluruh personil DPMPTSP termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang selama ini terus membangun komunikasi intens demi kemajuan daerah dan terwujudnya Morowali Sejahtera Bersama sesuai Visi-Misi Bupati/W.Bupati Morowali di masa kepemimpinannya saat ini.

“Hal ini juga tidak terlepas dari kerjasama seluruh staf saya termasuk OPD tehnis, yang dengan welcome mau berkerjasama sehingga proses perijinan IMB bisa terlaksana sesuai harapan,” Terangnya.

Begitu pun soal pembayaran retribusi IMB, dinas PMPTSL tidak pernah menerima pembayaran tunai tetapi pihak pemilik IMB membayar langsung melalui bank BNI pada rekening PAD Morowali yang sudah tersedia.

Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan serta menepis tudingan adanya pungli dalam proses pengurusan IMB sekaligus juga salah satu wujud dari good goverment dan clear goverment, Jelasnya.

Diakhir perbincangan, bunda Mina menjamin bahwa selain IMB seluruh perijinan daerah tanpa dipungut biaya alias gratis, bagi warga yang mengurus perijinan daerah dipersilahkan datang pada kantor DPMPTSL secara gratis.

Kemudian untuk diketahui bahwa perijinan yang dilakukan DPMPTSL Morowali saat ini terintegrasi secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS) bahkan di awasi langsung oleh penegak hukum salah satunya KPK, jadi tidak bisa bermain-main dalam proses pengurusan semua jenis perijinan.

Kendala saat ini penggunaan OSS belum maksimal karena buruknya kwalitas jaringan yang ada, tetapi tetap optimis kedepan akan lebih baik lagi untuk mendukung proses perijinan di Kab.Morowali.

Adapun mamfaat penggunaan OSS yaitu:
Mempermudah pengurusan berbagai perizinan berusaha baik prasyarat untuk melakukan usaha (izin terkait lokasi, lingkungan, dan bangunan), izin usaha, maupun izin operasional untuk kegiatan operasional usaha di tingkat pusat ataupun daerah dengan mekanisme pemenuhan komitmen persyaratan izin
Memfasilitasi pelaku usaha untuk terhubung dengan semua stakeholder dan memperoleh izin secara aman, cepat dan real time
Memfasilitasi pelaku usaha dalam melakukan pelaporan dan pemecahan masalah perizinan dalam satu tempat
Memfasilitasi pelaku usaha untuk menyimpan data perizinan dalam satu identitas berusaha.kabartoday.com