Diduga Kades Oyom Terima Uang 86 Dari Pengusaha Tambang

Erwin | Kabar Today | Tolitoli – Terkait Berita tertangkapnya 20 Ton Batu Badar Besi yang yang kemudian lolos dari jeratan hukum, baru-baru ini, di Desa Oyom di Tolitoli, kuat dugaan Kades Oyom menerima sejumlah uang 86 (damai.Red) dari pengusaha tambang asal Gorontalo untuk memuluskan dari kegiatan tambang ’emas’ di Desa itu.

Pengusaha tambang yang bernama Pamli ketika dihubungi Via Telepon selural mengakui bahwa memberikan sejumlah uang kepada Kades Oyom untuk mengurus meloloskan hasil tangkapan Polisi atas material tambang berupa 20 Ton Batu Badar Emas yang dikelolahnya.

” benar pak, saya selaku pembeli barang dari Desa Oyom untuk batu badar Emas tersebut,dan saya juga telah memberikan sejumlah Dana Kepada Kepala Desa Oyom untuk dibagikan Kepada Aparat desa dan Ketua BPD Oyom sesuai kesepakatan antara saya dan pak Kades,” kata Pengusaha tambang itu polos mengakui perbuatannya.

“Terkait besaran jumlah nya Silakan bapak Tanyakan saja langsung sama kepala desa Jufri Unde dana yang saya sudah siapkan buat teman teman didesa dan sudah kami serahkan kepihak Kepala Desa untuk dibagikan,” tambah Pamli.

Ditempat terpisah kami mencoba untuk Konfirmasi Kepada Ketua BPD Oyom Mengatakan memang benar pak, pihak Pengusaha ada datang ketemu saya selaku ketua BPD untuk meminta restu terkait pembelian batu badar emas kepada Masyarakat oyom,

“saya selaku Ketua BPD menyampaikan silakan saja pak Pamli untuk membeli batu sama masyarakat asal masyarakat tidak dirugikandan masyarakat bisa sejatera, dan Terkait pemberian Dana yang di Isukan kesaya, Saya Selaku ketua BPD membantah keras tuduhan tersebut, telah menerima Dana dari pengusaha tambang batu yang ingin berinvestasi Didesa kami, yang berkaitan dengan tambang batu badar emas, dan dana yang diberikan sebagai pelicin. Dengan hal ini saya memang pernah diitawari Amplop dari pihak Pengusaha pak Pamli akan tetapi Saya menolak Amplop itu Pak,” tuturnya

Sementara itu, lagi pihak pengusaha lewat Via Telepon tetap kekeh mengakui bahwa sudah memberikan uang 86 kepada Kades dan jajarannya. ” saya serahkan dana itu sama pak Kades, termaksuk hak milik buat BPD juga saya serahkan sama Kades,” ujar pengusaha itu

Sedangkan, DPC Sekertaris APRI Tolitoli MOH Ashar Bantilan turut membuka suara terkait kasus tersebut mengatakan jika memang pihak Pengusaha diduga memberikan dana kepada Kades untuk memperlancar usaha pertambangan batu badar emas yang diduga ilegal, maka kami meminta pihak kepolisian agar segera menindak lanjuti hal ini dan harus segera Turun gunung dan diharapkan Ketua SABER PUNGLI Bapak Wakil Bupati Kabupaten toli toli menindak lanjuti berita tersebut. ***

Comments

comments