Dianggap Serobot Tanah Milik Warga, PT. BSG Lakukan Mediasi

SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG – Menanggapi isu atau kabar miring yang beredar di Media Sosial belum lama ini terkait adanya penyerobotan lahan milik warga, akhirnya pihak PT. Borneo Sawit Gemilang (BSG) menggelar mediasi bersama warga untuk mengklarifikasi hal tersebut.

Mediasi tersebut dilaksanakan di Balai Seni Desa Pantik, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau dengan difasilitasi oleh pemerintah desa setempat, Kamis (19/11), yang dipimpin oleh Kepala Desa Pantik, Dwi Cahyono dengan menghadirkan warga Desa Pantik serta Managemen dari PT. BSG.

“Tujuan diadakan musyawarah ini, untuk menanggapi dan mengklarifikasi beredarnya video yang menyatakan kalau ada penyerobotan lahan oleh pihak perusahaan sawit,” terang Budiyanto selaku Manager PT. BSG.

Selain itu, lanjut Budiyanto, ini juga untuk membantah adanya pernyataan sebelumnya, bahwa pihak perusahaan tidak pernah menanggapi adanya keluhan dari masyarakat yang mengaku sebagai pemilik lahan.

“Hadirnya perusahaan ini untuk mendukung perekonomian masyarakat, jadi tidak mungkin kalau ada keluhan dari warga, perusahaan tidak menanggapi,” tegas Budi.

Budi juga menjelaskan, saat pertama membuka lahan, pihak perusahaan sudah mengantongi surat segel tanah dari pemilik awal lahan tersebut. Selain itu, sebisa mungkin pihaknya akan menghadirkan si pemilik lahan.

“Selanjutnya kami dari pihak perusahaan akan selalu berkoordinasi dengan pemerintah desa serta warga supaya kedepannya terjalin kerjasama yang baik dan tidak ada lagi permasalahan sengketa antara warga, pemerintah desa maupun perusahaan sawit,” tandasnya. KABAR TODAY.COM

Comments

comments