Deddy Corbuzier: Full Day School Bisa Bikin Anak Jadi Bodoh

KABARTODAY.COM | Jakarta – Muhadjir Effendy, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang baru mengajukan wacana Full Day School. Jika diterapkan, anak-anak Indonesia diwajibkan untuk bersekolah dan secara tidak langsung homeschooling akan dihapuskan. Sebagai orangtua dari anak yang homeschooling, Deddy Corbuzier mengungkapkan pendapatnya.

Hal ini disampaikan oleh Deddy, kemaren di Balai Kota Jakarta. “Suruh anaknya saja lah. Anak gue mah nggak mau,” kata Deddy menanggapi hal tersebut.

Bagi Deddy ini adalah sebuah wacana yang lucu yang pernah terjadi. Kenapa? Deddy punya alasan tersendiri tentang hal ini.

“Mereka yang punya ide seperti itu stres. Orangtua stres kerja dari pagi sampai sore. Jangan bikin anak-anak jadi stres juga dong. Kalau dia alasan bahwa anak-anak banyak yang pulang orangtuanya belum pulang makanya kadang-kadang jadi terlantar. Ada yang namanya ekstrakurikuler, tahu nggak dia? Ada yang namanya ekskul kalau orangtuanya belum pulang. Masukin ekskul, bukan full day school. It’s ridiculous ‎idea,” kata Deddy.

Adanya full day school dikatakannya membuat anak-anak bisa menjadi bodoh. Dan secara terang-terangan ia mengatakan tak setuju dengan hal tersebut.

“Bukan bisa ganggu perkembangan anak, bisa bikin anak jadi bodoh. ‎Saya nggak setuju. Kalau ada Mendikbud yang katakan full day school, mungkin menteri-nya saja dulu sekolah seharian. ‎Kalau dia nggak pernah sekolah seharian, kenapa dia minta anak-anak sekolah seharian? Zaman dulu dia sekolah seharian nggak? Nggak kan. Jangan anak-anak disuruh gitu. Itu penyiksaan terhadap anak-anak. Anak-anak itu harus bermain, sosialisasi,” ujarnya.

“Anak saya tidak ada ekstrakurikuler, tidak ada les di rumah. Kenapa? Buat saya dari pagi sampai jam 14.00 atau 14.30 itu sudah belajar. Ngapain lo pulang belajar lagi? Kan bodoh?” lanjutnya.

Meskipun tak setuju, Deddy mengaku tak akan buat petisi soal hal ini. Yang jelas jika sampai diterapkan, ia tak akan segan untuk membawa anaknya keluar dari sekolah. “Nggak usah ikut petisi, kalau itu sampai ada, anak gue, gue (akan) keluarin dari sekolah,” pungkasnya. source

Comments

comments