Bupati AFU Resmi Tutup Bintalpin Tenaga Honorer Gelombang Kedua

ZAINAL | RAJA AMPAT – Selama 5 (lima) hari satuan Kodim 1805/Raja Ampat melakukan Pembinaan Fisik, Mental, Etika dan Disiplin Gelombang (Bintalpin) Gelombang Ke-2 (dua) kepada 800 (delapan ratus) lebih tenaga honorer,di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat.


Dan akhirnya hari ini ditutup dengan resmi oleh Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati (AFU),SE. Penutupan Bintalpin tersebut dirangkai dengan Upacara.

Upacara pentupan Bintalpin ini diikuti ratusan tenaga honorer di lingkungan Pemkab Raja Ampat,,di lapangan kantor Bupati Raja Ampat, Jalan Ahmad Yani,Kelurahan Warmasen, Distrik (Kecamatan) Kota Waisai, Raja Ampat,Papua Barat.Jum’at (11/10) pukul 10:24 waktu setempat.

Bertindak selaku komandan upacara Lettu inf Arman, yang saat ini menjabat sebagai Danramil 1805-04/ Misool.

Kegiatan tersebut dihadiri Dandim 1805/Raja Ampat, Letkol Infanteri Josef Paulus Kaiba,Kasdim 1805/Raja Ampat, Mayor Infanteri Mayor Infanteri, Yuli Agus Padang, Ketua TP-PKK kabupaten Raja Ampat,Ny Fauzia Helga Tampubolon Umlati,Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLII DIM 1805/Raja Ampat, Ny Retno Palupi,Ketua KPUD Raja Ampat, Steven Eibe, S. STP, Danposal Waisai Lantamal XIV,Letda Laut (P) Elhas Eka Sanjaya, sejumlah pejabat eselon II, III dan IV,ASN dan tenaga honorer lainnya di lingkungan Pemkab Raja Ampat,sejumlah anggota (ibu-Ibu) Kartika Chandra Kirana Cabang XLII DIM 1805/Raja Ampat serta tamu undagan lainnya.

Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati selaku Inspektur upacara dalam amanatnya menyampaikan, kita pahami bersama bahwa keberhasilan sebuah pemerintahan daerah sangat ditentukan oleh kemampuan kerja Organisasi Perangkat Daerah itu sendiri, yaitu kemampuan dalam rangka mencapai tujuan tujuan pembangunan sektor publik dan pemerintahan serta kebijakan organisasi yang sejalan dengan perubahan lingkungan regional,nasional maupun global.

“Pemerintahan yang baik adalah pemerintahan yang terbuka serta memiliki pegawai dan objektif dalam konteks pengembangan sumber daya 3 w, yang dalam hal ini adalah tenaga honorer,”kata Bupati AFU.

Dikatakannya, Kegiatan ini hendaknya bukan sekedar sebagai paham yang dilalui hanya untuk hiburan semata,akan tetapi kegiatan ini merupakan awal bagi serangkaian perjalanan dan perkembangan karir di masa yang akan datang.

“selama lima hari ini,tentunya telah menjadi proses transfer pengetahuan dan seiring pengalaman demikian juga serangkaian interaksi yang saling mendukung dan menguatkan komitmen sebagai pegawai nila-nilai yang telah terjalin selama pelaksanaan di tahun ini,”ujar AFU.

Lebih lanjut,Bupati menuturkan, kedisiplinan kerjasama yang dilakukan hendaknya terus dikembangkan. Orang yang bijak adalah orang yang pandai memberikan kontribusi positif dan pikiran yang sehat dalam keseharian di manapun dan kapanpun.

Menurutnya, tanggungjawab disiplin harus terus dilakukan,tidak melihat dari apa yang kita dapat dan kita berikan dalam pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk memberikan kontribusi positif bagi kabupaten Raja Ampat.

Tak lupa Bupati, Abdul Faris Umlati mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Dandim 1805/Raja Ampat beserta jajarannya.

“Atas kerjasamanya yang telah melakukan pembinaan mental dan disiplin kepada para tenaga hororer di lingkungan Pemkab Raja Ampat selama ini,”ungkap Bupati.*KabarToday.com