Bawaslu Kabupaten Tolitoli Lakukan Evaluasi Pengawasan Pemilu 2019

ERWIN. TOLITOLI – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tolitoli membeberkan sejumlah temuan pelanggaran pada pelaksanaan Pemilu, 17 April 2019 lalu. Hal itu diketahui usai Bawaslu melakukan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pengawasan Pemilu Tahun 2019, di Hotel bumi Harapan, Sabtu (24/8/2019).

Ketua Bawaslu Kabupaten Tolitoli, Fajar Syadik menyampaikan hasil evaluasi pengawasan pemilu tersebut menunjukkan bahwa saat tahapan kampanye mulai 23 September hingga 13 April lalu, ada sejumlah pelanggaran baik secara administrasi maupun undang-undang lain

“Dari sisi Administrasi, seluruhnya tidak ada ditemukan pelanggaran oleh petugas Bawaslu, terkait pelangaran lain Bawaslu sudah melaksanakan tugas sesuai Undang undang seperti memerintahkan KPU melakukan PSU di beberapa TPS.”Tutur ketua Bawaslu

Lanjut Fajar Syadik, terkait Pelanggaran undang-undang lain, terdapat benerapa temuan, yakni berkaitan dengan keterlibatan salah satu oknum kepala desa di kecamatan Basi dondo yang diduga untuk memenangkan salah satu oasangan calon dan Aparatur Sipil negara dalam hal ini salah satu ASN yang dianggap tidak netral saat tahapan kampanye Pemilu. Saat itu, sang ASN memanfaatkan kegiatan ajang mempromosikan kepada salah satu pasangan calon anggota legislatif (caleg).

“Disini kebanyakan adalah pelanggaran administrasi dalam bentuk Alat Peraga Kampanye (APK), dan beberapa keterlibatan Kepala Desa dan Oknun PNS yang memihak kepada salah satu pasangan Caleg.” ungkap Fajar Sabtu (24/8/2019).

Ditambahkannya lagi, dari jumlah pelanggaran tahapan kampanye pada masa Pileg dan pilpres 2019 mencapai ratusan kasus yang di tangani oleh pihak bawaslu, dimana salah satunya pelanggaran terbanyak terkait, temuan APK yang dipasang tidak sesuai dengan rambu rambu (Zona) yang telah ditetapkan oleh KPU.

“Untuk sengketa pemilu di Kabupaten Tolitoli ada beberapa kasus. Yakni dilakukan oleh salah satu partai politik tersebut, Partai tersebut sempat ditangani Bawaslu Tolitoli, namun saat dilakukan pemeriksaan oleh Bawaslu, salah satu partai politik yang diduga melakukan pelanggaran pemilu tidak dapat dilanjutkan ke sentral Gakumdu dikarnakan tidak memenuhi unsur.” Imbuhnya

Oleh karna itu Ketua Bawaslu Tolitoli Fajar Syadik merasa masih banyak aturan dan undang undang Bawaslu yang perlu di benahi, dimana bawaslu sampai hari ini, belum bisa melakukan pengawasan secara baik akibat terkendalA UU. “Apa lagi dibawa ke Gakumdu untuk disidangkan.”

Disamping itu Fajar menyebut, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pengawasan Bawaslu perlu dilakukan perbaikan pada Pemilu tahun berikutnya.

Dalam kegiatan Evaluasi Pengawasan Pemilu 2019 turut di hadiri Kapolres Tolitoli yang diwakili Kabag Ops Polres Tolitoli, Dandim 1305-BT yang diwakili Pasi Ops, Ketua KPU Tolitoli yang di wakili, Perwakilan Partai Politik, perwakilan dari BKPSDM Gusti dan seluruh ketua Panwaslu kecamatan. KABARTODAY.com

Comments

comments