Alasan Habis, SPBU Ampana “Terima Uang Dari Pemilik Jerigen”

KASMIN, AMPANA – Sistem pelayanan SPBU di Desa posungi kecamatan Ampana kota kabupaten Tojo Una una dinilai amburadul dan mengecewakan warga. Betapa tidak, dari hasil pantauan kabar today.com, dingkungan SPBU tersebut, terlihat ratusan gelon Jerigen terlihat seperti panjang ular yang sedang antri pengisian BBM, mulai dari jenis premium, pertalite dan solar.(06/11)

Anehnya salah operator SPBU di Ampana milik salah satu pengusaha asal luwuk inisial “JN” lebih mengutamakan pelayanan jerigen ketimbang pelayanan kendaraan roda dua dan empat. Tak hanya itu, bahkan ditengarai setiap operator mendapatkan fee 20 ribu rupiah per jerigen setiap Kali melakukan pengisian.

Praktek seperti itu menurut salah sumber yang layak di percaya mengafakan kejadian seperti ini sudah berlangsung lama dari tahun ke tahun. ”

“Gelon jerigen selalu tampak menghiasi di SPBU setiap harinya,” Ucapnya

Lanjut lagi, semestinya pelayanan SPBU harus lebih mengutamakan kendaraan bermotor dan bukan pelayanan jergen. Hal itu tentu saja dapat merugikan pemilik kendaraan Roda dua dan empat.

“Dari harga BBM bersubsidi yang telah ditetapkan pemerintah buat masyarakat, diduga telah di perjual belikan kepada pengusaha dengan harga non subsidi (Industri), yang jelas harganya jauh berbeda, dengan harga yang sesungguhnya.” Imbuhnya

Ditambahkannya lagi, praktek seperti ini harus segera di hentikan, dan mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah dan aparat kepolisian.

“Bahkan kadang kala pelayanan kendaraan bermotor terkadang di abaikan oleh operator SPBU, dengan alasan bahwa BBM telah habis.”

Lagi, idealnya, semua kendaraan bermotor yang ada di touna maupun kendaraan yang melintasi SPBU tersebut harus terlayani. Namun karna pelayanan lebih di fokuskan pada pengisian jergen, maka fakta di lapangan menunjukan bahwa BBM selalu kosong di SPBU dan tidak dapat melakukan pelayanan pengisian kendaraan selama 24 jam.

“Aparat penegak hukum, khususnya kepolisian di wilayah tojo una una harus segera turun gunung, dan menindak tegas praktek pungli yang ada di SPBU.” pungkasnya KABARTODAY.com

Comments

comments