AKBP. Yuniar Ariefianto Imbau Warga Waspada Peredaran Narkoba

SUYANTO | PULANG PISAU | KALTENG – Kapolres Pulang Pisau, AKBP. Yuniar Ariefianto, S.H., S.I.K., M.H., mengimbau agar seluruh warga masyarakat di Kabupaten Pulang Pisau untuk tetap waspada terhadap peredaran narkoba. Terutama dimasa pandemi Covid-19 yang hingga kini belum berakhir.

Hal itu disampaikan saat memimpin kegiatan Pres Conference pengukapan kasus narkotika jenis Sabu yang berhasil diungkap jajarannya belum lama ini. Kegiatan tersebut digelar di Mako Polres Pulang Pisau, Kamis (05/11) sekira pukul 11.00 WIB.

Kapolres yang saat itu didampingi Wakapolres Kompol Wahyu Edy P., S.H., Kabagops AKP. Sahat Pasaribu, S.H. dan Kasat Narkoba, Iptu. Purnomo, S.H., mengatakan, dari pengakuan para budak sabu tersebut, faktor ekonomi menjadi alasan mereka untuk mencari pendapatan yang instan dengan keuntungan yang lumayan.

“Namun demikian, kami tetap intens untuk tetap mengawal kebijakan pemerintah dalam memerangi dan memberantas peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Polres Pulang Pisau sesuai dengan arahan Bapak Kapolda Kalimantan Tengah,” tegasnya.

Dihadapan awak media, Kapolres juga membeberkan, bahwa pada hari Rabu (21/10) yang lalu dan kurang dari 24 jam, Satnarkoba Polres Pulang Pisau telah berhasil meringkus empat budak Sabu ditempat berbeda berikut barang buktinya.

“Keempat pelaku tersebut terdiri dari dua orang perempuan berinisial MM dan SS, serta dua orang laki-laki berinisial FZ, dan NU,” tambahnya.

Dijelaskannya, saat itu MM yang merupakan warga Jalan Trans Kalimantan, Desa Garung RT. 06 Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau berhasil diamankan di rumahnya. Dan dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti berupa, 2 (dua) bungkus plastik klip kecil warna bening berisi kristal warna putih yang diduga narkotika gol I jenis sabu.

“Barang haram tersebut sudah berbentuk paketan dengan harga per paketnya Rp. 500 ribu. Selain itu, ada juga sebanyak 6 (enam) paket dengan harga per paket Rp. 300 ribu dan 6 (enam) paket lagi dengan harga per paket Rp. 200 ribu serta satu unit Handphone merk Oppo warna merah,” terangnya.

Setelah diamankan, lanjut Kapolres, MM mengakui bahwa barang yang diduga Narkotika gol I tersebut adalah miliknya. Sementara itu, FZ dan SA diciduk saat sedang duduk didalam 1 (satu) buah mobil merk Honda CRV dan diparkirkan di Jalan Trans Kalimantan Desa Garung RT. 06 Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, yang berdasarkan informasi, bahwa akan ada transaksi Sabu.

“Kemudian, untuk NU, kami bekuk di Desa Gandang, Kecamatan Maliku, juga berdasarkan informasi dari masyarakat. Dari tangan NU ini, ditemukan barang berupa 10 (sepuluh) bungkus plastik klip kecil yang diduga berisi Narkotika Gol. I jenis shabu didalam dompet kulit yang disimpan didalam saku celana pelaku,” ungkap Yuniar.

Yuniar juga menegaskan, keempat tersangka tersebut akan dijerat pasal Pasal 114 Ayat (1) Atau Pasal 112 Ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman penjara maksimal seumur hidup. KABAR TODAY.COM

Comments

comments