590 Alsintan Akan Diterima Distan Pulang Pisau

Suyanto|Kabar Today.com|Pulang Pisau| RATUSAN Alat Mesin Pertanian (Alsintan) rencananya akan didatangkan dari Kementrian Pertanian (Kementan) melalui Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau (pulpis) Kalimantan Tengah.

Kepala Dinas Pertanian pulpis Ir. Slamet Untung Riyanto kepada Kabar Today.com membenarkan akan ada ratusan bantuan Alsintan di tahun 2018 ini.

Sementara itu, Slamet menerangkan yang baru datang dan diterima sebanyak Sembilan puluh unit unit terdiri dari enam puluh unit hand traktor roda dua dan tiga puluh unit mesin pompa air.

” Pada hari minggu(27/05) kami sudah terima Sembilan puluh  unit Alsintan sesuai permohonan proposal kelompok tani, dan akan di bagikan ke kelompok tani yang sudah terdaftar, selain dari sembilan puluh unit yang sudah ada, dalam waktu dekat ini, akan datang lagi bantuan Alsintan sebanyak lima ratus unit, jadi totalnya sebayak lima ratus sembilan puluh unit,” terang Slamet.

Ketika ditanya kapan waktunya untuk menyalurkan bantuan tersebut, Slamet mengatakan masih belum bisa dipastikan tanggal dan bulannya.

” Inikan baru Sembilan puluh unit yang datang, jadi rencananya pihak dinas akan menunggu Alsintan berikutnya yaitu hand traktor sebanyak lima ratus unit lagi, biar penyalurannya nanti bisa serempak”, katanya.

Oleh sebab itu Slamet sambungnya sembari menghimbau kepada para petani di Kabupaten Pulang Pisau yang mempunyai lahan tani agar segera membentuk kelompok tani, sehingga bisa mengajukan proposal bantuan alsintan. Karena bantuan alsintan ini sifatnya umum. Sedangkan untuk menanggapi isu yang beredar dikalangan kelompok tani bahwa setiap pengajuan proposal harus disertai uang tips alias pelicin dengan tegas Slamet berkomentar.

” Saya sudah sering memberikan instruksi , bahwa bantuan alsintan itu tidak ada pungutan biaya sepeserpun, kalau memang ada oknum yang melakukan pungutan, segera kasih tahu saya. Dan saya akan menindaknya dengan tegas serta melaporkan ke pihak yang berwajib karena perbuatan itu sudah melanggar aturan dan hukum,” ucap Slamet dengan tegas. ***

Comments

comments